Kebahagiaan Dibalik Senyuman


https://i0.wp.com/photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs084.snc3/15166_182922880123_667460123_3474709_3276016_a.jpg

Senyum adalah ekspresi. Menunjukkan kebesaran jiwa dan kelapangan hati. Orang yang sering tersenyum senantiasa berwajah cerah dan menyenangkan. Walau tak tampan atau cantik, kecerahan wajahnya membuatnya simpatik dan terkesan terbuka kepada siapa saja. Ekspresi senyum mampu mencairkan kebekuan, kecemasan dan keragu-raguan. Membuat suasana hangat, akrab dan penuh keharmonisan.

Senyum juga merupakan terapi mental dan kejiwaan, merupakan upaya dari dalam diri kita untuk melawan berbagai tekanan yang kita hadapi. Dengan tersenyum, tanpa sadar kita sedang berupaya menghibur diri dari setiap masalah, mengobati mental yang terpuruk sekaligius melatihnya untuk semakin tegar. Tersenyum (sambil berdoa) dalam kesedihan dan kesusahan, merupakan obat terbaik bagi diri untuk menemukan solusi dan keluar dari tekanan psikis.

Lihatlah bayi mungil yang baru lahir. Dia tak dapat berbahasa seperti kita, namun senyumannya mampu meluluhkan hati siapa saja yang melihatnya. Senyuman bayi begitu menggemaskan, mampu menggambarkan kebahagiaan yang tulus dan fitrah. Orang akan melakukan apa saja untuknya, walau sang bayi tak pernah menyuruh dan memerintah, namun senyumannya memiliki ribuan makna yang membuat orang berusaha untuk memahami kebutuhannya. Bila bayi menangis, itu merupakan alertbahwa ada masalah dan ketidaknyamanan, dan orang-orang disekitarnya akan berupaya mencari sumber masalahnya kemudian mencari solusinya. Dan bila sang bayi tersenyum, ada kebahagiaan yang dirasakan dan ditularkan pada siapa saja yang melihatnya. Tersenyumlah dengan ketulusan.. hati anda akan lapang dan anda akan menjadi pribadi yang hangat. Karena dengan tersenyum, anda sedang membuka pintu hati anda pada siapa saja. Senyuman yang tulus gambaran kematangan pribadi seseorang, karena senyuman adalah gambaran hati, sehingga akan turut membentuk karakter seseorang.

Senyum Itu menyehatkan

Tahukah anda? Saat tersenyum, otot mata mengerut, dua otot sudut bibir tertarik, otot di sekitar hidung juga, dua otot disudut mulut bergerak naik, dan dua otot lagi membuat bibir melebar. Kalau dihitung, ada 12 otot wajah yang bergerak saat seseorang tersenyum. Saat merengut, otot yang bergerak hanya sebelas. Sementara senyuman palsu hanya menggerakan dua otot yaitu di sudut bibir.“Saya bisa tahu senyuman seseorang tulus atau palsu dengan cara melihat matanya. Seseorang yang tersenyum palsu matanya tidak ikut tersenyum,” kata David Song, MD, FACS., ahli bedah plastik Universitas Chicago Hospital.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s